Berikut adalah beberapa ayat Al-Quran yang berkaitan dengan kekayaan:
Surah An-Najm (53:48): "dan sesungguhnya Dialah yang memberikan kekayaan dan kecukupan." (Menunjukkan kekayaan sejati datang dari Allah dan kecukupan hati adalah kunci).
Surah Al-Baqarah (2:261): "Perumpamaan (nafkah) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui." (Menunjukkan keutamaan infak).
Surah Al-Qasas (28:24): Menggambarkan doa Nabi Musa a.s. setelah bekerja, "Tuhanku, sesungguhnya aku sangat membutuhkan kebaikan apa pun yang Engkau turunkan kepadaku." (Contoh tawadhu' dan memohon rezeki).
Surah Al-Qasas (28:76-82): Kisah Qarun yang sombong dengan hartanya, menjadi contoh buruk kekayaan yang tidak disyukuri dan membawa kepada kebinasaan, tetapi ayat 77 mengingatkan untuk tidak melupakan bahagian dunia.
Surah Ali 'Imran (3:181): Menegaskan bahawa Allah mendengar perkataan orang yang mengatakan Dia miskin, menunjukkan betapa Allah Maha Kaya dan Maha Pemberi.
Kesimpulan:
Kekayaan yang hakiki dalam Islam bukanlah banyaknya harta, tetapi memiliki jiwa yang cukup (qana'ah), bersyukur, dan menggunakan harta untuk kebaikan di jalan Allah, seperti yang dicontohkan oleh para nabi seperti Nabi Sulaiman a.s..
No comments:
Post a Comment